loading…
Ledakan terlihat di lokasi yang diserang AS dan Arab Saudi di Irak. Foto/aljazeera
Cuplikan tersebut juga menunjukkan petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi yang menjadi sasaran di Basra.
Pasukan Mobilisasi Populer paramiliter Irak mengatakan markas besarnya di seluruh Irak terkena serangan gabungan AS-Arab Saudi, sementara komando kelompok tersebut di Nineveh mengatakan setidaknya delapan anggotanya tewas dan empat lainnya terluka dalam serangan tersebut.
Kelompok Houthi Yaman yang didukung Iran telah mengutuk serangan gabungan AS-Arab Saudi terhadap Pasukan Mobilisasi Populer Irak.
“Kami menganggapnya sebagai agresi keji, pengecut, dan tidak sah yang melanggar semua hukum dan piagam internasional, dan merupakan serangan terang-terangan terhadap kedaulatan Irak dan serangan terhadap rakyat Irak dalam semua komponen dan orientasinya,” kata Houthi dalam pernyataan yang diterbitkan Al Masirah TV.