loading…
Gempa bumi. Ilustrasi/Dok SindoNews
Direktur Gempabumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Daryono melaporkan, kekuatan gempa susulan tersebut bervariasi. Magnitudo terbesar M4,4, terkecil M1,9.
“Rentetan gempa susulan ini merupakan respons alamiah dari gempa utama yang terjadi akibat aktivitas sesar aktif di laut selatan Madura,” ujar Daryono dalam keterangannya.
Baca Juga: 13 Fakta Gempa Merusak di Sumenep, Dipicu Aktivitas Sesar Aktif Dasar Laut
Daryono menegaskan, meski sebagian besar gempa susulan berkekuatan kecil, potensi bahayanya tetap tinggi bagi bangunan yang sudah rusak akibat gempa utama. Karena itu, warga diimbau waspada dan menjauhi rumah yang mengalami keretakan parah.